Ketertarikan Atas Literature Review dengan Jenis-Jenisnya

Literature Review – biasanya disebut dengan Tinjauan Pustaka dimana ini menjadi istilah yang sering sekali dikerjakan oleh mahasiswa ketika sedang benar-benar mengerjakan Skripsi, Tesis maupun Disertasi. Dosen maupun peneliti juga akan fasih dalam menggunakan istilah yang satu ini dikarenakan kehidupan dari akademis yang sangat amat dekat dengan perilaku Literatur Reviewnya. Umumnya Literature Review ini akan dilakukan ketika bisa memulai memahami suatu topik penelitian mpo slot terpercaya , mengikuti adanya trend penelitian baru dan juga bisa memahami State of the art dari sebuah topik penelitian tersebut. Namun sangat disayangkan jika Literature Review ini dimaknai dengan begitu sederhana hanya membaca literatur Ilmiahnya, padahal sebenarnya proses ini tidaklah sesederhana itu. 

Selain itu, Literature Review juga tak hanya memiliki makna dengan membaca literature saja namun lebih condong ke arah evaluasi yang mendalam dan kritis mengenai penelitian sebelumnya pada suatu topik. Literature Review yang baik itu dengan cara melakukan evaluasi terhadap kualitas dan juga temuan baru dari suatu paper Ilmiah. Dan perlu dipahami juga bahwa yang disebut dengan Literatur Ilmiah ini bisa saja berupa : 

  • Paper  berdasarkan Jurnal Ilmiah
  • Paper berdasarkan Conference Proceedings
  • Berdasarkan Thesis dan Disertasi 
  • Berdasarkan atas Report atau Laporan dari Organisasi yang Terpercaya
  • Berdasarkan Buku Textbook 

Manfaat Kehadiran Literature Review 

Dari kehadiran Literature Review, nampaknya memberikan manfaat dari hal tersebut. Dimana manfaat ini akan memberikan beberapa clue mengenai jenis dari literature review apa yang bisa kalian gunakan nantinya. Manfaatnya seperti : 

  • Bisa memperdalam pengetahuan tentang bidang yang telah diteliti atau Buku Textbook.
  • Mampu mengetahui hasil atas penelitian yang berhubungan dan yang sudah benar-benar melaksanakan atau Related Research Paper. 
  • Mampu mengetahui adanya perkembangan Ilmu pada bidang yang sudah kalian pilih atau dinamai dengan State of the art research Paper. 
  • Mampu memperjelaskan masalah penelitian atau research problems paper. 
  • Bisa mengetahui metode-metode terkini yang telah diusulkan oleh para peneliti dalam menyelesaikan masalah penelitian atau disebut dengan state of the arts Methods paper.

Nantinya setelah benar-benar melakukan Literature Review, maka peneliti tak akan berhenti hanya sampai membaca literatur tersebut, namun merangkumkan kembali – lalu bisa membuat analisis dan melakukan sintesis secara kritis dan mendalam dari paper yang di review atau yang ditinjau. Hasil atas rangkuman , analisis maupun sintesis ini kemudian akan langsung dituliskan dalam bentuk Paper Ilmiah yang sering kalian kategorikan menjadi Survey Paper. 

Nah technical Paper ini akan berisikan dari hasil eksperimen dan penelitian kita yang biasanya akan dituntut adanya temuan-temuan baru yang arahnya ke Contribution to Knowledge di dalamnya. Sedangkan Survey Paper berisikan hasil dari Literature Review dan dalam hal ini masih menjadi rangkuman, lalu analisis dan juga sintesis atas ratusan atau bahkan ribuan paper pada satu topik penelitian tersebut. 

Jenis-Jenis dari Metode Literature Review 

Untuk jenis dan juga metode yang digunakan oleh para peneliti dalam melakukan literature review atau pada tinjauan pustaka dan kemudian akan merangkumnya ke dalam satu paper, dan secara umum telah terbagi menjadi 4 seperti : 

1) Literatur Tradisional Review 

Ini menjadi metode tinjauan pustaka yang mana selama ini umum untuk bisa dilakukan oleh para peneliti, dan ternyata hasilnya banyak untuk kita temukan pada Survey Paper yang ada. Nah paper paper ilmiah yang di Review memang telah dipilih sendiri oleh para peneliti pada satu topik penelitian dan memang dipilihnya berdasarkan dari pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki oleh seorang Peneliti. Kelemahan dari Traditional Review ini sendiri adalah masalah ketergantungan pada pengetahuan dan pengalaman peneliti, sehingga bisa memungkinkan terjadinya sebuah bias pada saat memilih paper-paper yang direview yang akhirnya, bisa berpengaruh pada kualitas dari Survey Paper yang dihasilkan. Mengenai contoh, kalian bisa mencarinya di beberapa sumber yang ada. 

2) Literature Systematic Mapping Study Review 

Untuk metode yang satu ini memang dikatakan sangat sistematis, sebab menggunakan tahapan-tahapan yang sudah ditetapkan sebelumnya. Nah untuk pemilihan dari paper juga tidak akan dilakukan secara Subyektif oleh para peneliti, namun tetap menggunakan protokol dan filter yang telah ditetapkan di depan. Nah Systematic Mapping Study ini umumnya akan dilakukan untuk topik penelitian yang lebih luas daripada traditional Review. Umumnya untuk hasil ini sendiri berupa Klaster dan Klasifikasi atas temuan-temuan yang didapatkan pada suatu topik penelitian itu sendiri. Terkadang dilakukan juga untuk bisa mengidentifikasikan tren penelitian ke depan atas suatu topik pembahasan dari penelitian tersebut. Beberapa contoh dari literature Systematic Mapping Study Review bisa dengan mudah kalian cari melalui Google Searching dari Laptop, PC maupun Handphone yang kalian miliki. 

3) Literature Systematic Review 

Untuk literature yang satu ini sering sekali disingkat sebagai SLR atau dalam bahasa Indonesia disebutnya sebagai tinjauan pustaka sistematis yakni Metode Literature Review yang mengidentifikasi , lalu menilai dan juga menginterpretasi seluruh temuan-temuan pada suatu topik penelitian , untuk bisa menjawab pertanyaan atas dasar penelitian atau Research Question yang telah ditetapkan sebelumnya. Metode dari SLR ini sendiri dilakukannya secara sistematis dengan mengikuti tahapan dan protokol yang memungkinkan sekali proses dari literature review terhindar dari bias dan juga pemahaman yang memiliki sifat Subyektif dari penelitiannya. 

Nah SLR ini sendiri menjadi metode Literature Review yang biasanya dilakukan oleh para peneliti atas bidang Farmasi maupun Kedokteran. Walau begitu, bisa dikatakan juga baru mulai untuk dibawa ke dunia Computing pada tahun 2007 oleh Barbara Kitchenham melalui papernya dengan judul Guidelines in Performing Systematic Literature Reviews in Software Engineering. Sesaat sesudahnya mulai booming dikarenakan banyak sudah Journal Terindeks SCOPUS dan juga ISI mulai merekomendasikan pada penulis untuk Survey paper dalam menggunakan metode SLR tersebut. 

4) Literature Tertiary Study Review 

Jadi SLR dari SLR telah menggunakan metode yang sama saja dengan DSLR tersebut. Namun yang membedakannya adalah jika SLR ini sudah membahas mengenai adanya satu topik penelitian saja, untuk Tertiary Study akan membahas jauh lebih luas. Hal ini memang dikarenakan membahas satu bidang penelitiannya saja. 

Jadi sekali lagi kami beritahukan bahwa Literature Review tak hanya memiliki makna dalam membaca Literatur saja, namun lebih ke arah evaluasi yang mendalam dan kritis mengenai penelitian sebelumnya pada suatu topik penelitian dan juga bisa merangkumnya, lalu mampu menganalisis dan mensintesis kan isinya dan bisa menyajikannya dalam bentuk dari suatu Survey paper. Mungkin jika ada kesempatan waktu lebih kami akan membahas lagi mengenai Studi khusus tentang literature Review agar kalian bisa tahu lebih jauh apa sebenarnya Literature Review itu sendiri. Semoga apa yang kami tuliskan kali ini dapat membantu kalian jadi mengerti gambaran seperti apa Literature Review itu sendiri.