Ciri-ciri Indikator Literature Review yang Baik

Literature review merupakan salah satu dari model penelitian yang wajib untuk dilakukan oleh seorang peneliti, mengingat begitu besarnya manfaat yang berada di dalamnya. Tetapi membuat sebuah literature review merupakan sebuah pekerjaan yang sangat berat, yang dimana hasil dari yang didapatkan belum tentu mempunyai kualitas yang bagus dan juga yang baik. Kira-kira apa saja ya ciri ciri dari literature review yang baik?

Salah satu hal yang pasti akan membuat sebuah literature  review bukanlah pekerjaan yang mudah. Untuk membuat sebuah literature review yang berkualitas membutuhkan sebuah usaha yang sangat besar dan juga membutuhkan kemampuan yang baik, misalnya itu berkemampuan berpikir analitis dan komprehensif. Tetapi dalam hal ini masih banyak peneliti yang masih meremehkan pembuatan literature review, bahwa membuat literature review adalah pekerjaan yang mudah karena ada banyak sekali situs bola tangkas salah pengertian atau banyak yang salah paham terkait dengan literature review itu sendiri.

 

Kesalahpahaman yang Sering Terjadi di Literature Review

Berikut ini ada beberapa kesalahpahaman terkait dengan literature review yang hingga sekarang masih sering terjadi diantara para peneliti. Berikut diantaranya :

  • Literature review merupakan artikel yang sederhana. Sebuah literature review yang berkualitas dan mempunyai pengaruh tidaklah hanya sekedar cerita naratif sederhana tentang kondisi ilmu pengetahuan yang berkembang hingga saat ini untuk bidang investigasi tertentu. Sebaliknya, membuat sebuah literature review memerlukan.

 

Evaluasi yang dilakukan secara kritis terhadap literatur yang ada dan juga keterbatasan-keterbatasannya, Diskusi yang dilakukan secara menyeluruh tentang wawasan yang mendalam terkait teori-teori yang digunakan dalam bidang tertentu, sehingga dapat mengisi gap penelitian yang telah diidentifikasikan. Perumusan pertanyaan penelitian yang cermat untuk menggugah pemikiran-pemikiran baru sebagai panduan untuk melakukan penelitian-penelitian pada area yang dipilih di masa depan.

 

  • Mengerjakan literature review membutuhkan waktu yang sebentar. Kenyataannya, untuk mengerjakan sebuah literature review membutuhkan waktu yang panjang, mengingat luasnya literatur yang harus dianalisis dan literatur-literature tersebut terpisah-pisah di banyak bidang.
  • Mengerjakan literature review dapat dikerjakan sendiri. Kenyataannya, mengingat dibutuhkan analisis yang mendalam dan luas (komprehensif), literature review yang baik harus dilakukan secara kolaboratif, dengan minimal 3 peneliti, sehingga analisis yang dilakukan, secara efektif, dapat dilihat dari sudut pandang bidang keilmuan yang berbeda tetapi saling terkait.

 

Oleh karena itu, literature review yang berkualitas dan mempunyai pengaruh yang luas, relatif lebih sulit untuk dibuat dan dipublikasikan dibandingkan dengan artikel penelitian lainnya karena literature review membutuhkan tingkat kematangan tertentu, keahlian jangka panjang dan pemahaman yang mendalam tentang area yang diinvestigasi

 

Literature Review yang Berkualitas

Sebuah literature review yang berkualitas tidaklah hanya sekedar menyajikan fakta-fakta terkait hasil penelitian yang telah dilakukan sebelumnya. Penulis literature review bukanlah seorang reporter berita. Pertanyaan mendasar yang harus ditanyakan sebelum membuat literature review adalah Why does this matter ? Pertanyaan ini, selain mempertanyakan mengapa peneliti membuat literature review , juga mempertanyakan mengapa peneliti memilih area tertentu sebagai topiknya serta mengapa peneliti membuat pertanyaan penelitian seperti itu ?

Apa saja macam atau jenis-jenis literature review? - Ilmu Pendidikan - Dictio Community

Peneliti dapat mengembangkan pertanyaan dasar tersebut menjadi beberapa pertanyaan lanjutan, misalnya Apa yang fresh (benar-benar baru), menarik, dan layak pada review Anda, yang tidak ada atau dijelaskan dalam review sebelumnya? Mungkin saja jawabannya adalah karena topik yang dipilih belum pernah di review sebelumnya, meskipun banyak upaya ilmiah dan penelitian empiris dilakukan terkait topik tersebut. Atau, mungkin review terakhir terkait topik tersebut dilakukan lebih dari satu dekade yang lalu, dan topik tersebut telah berkembang dibandingkan dengan kondisi ketika review terakhir dilakukan. Selain itu, pertanyaan penelitian yang baik bisa saja menyoroti kontroversi-kontroversi yang ada dan menawarkan saran untuk memperbaiki masalah ini dan mengisi gap yang tersisa dalam literatur. Berikut adalah checklist yang harus dipenuhi oleh peneliti ketika membuat sebuah literature review yang berkualitas :

 

  • Review harus dilakukan secara menyeluruh , termasuk semua sumber ilmiah dan hasil penelitian empiris yang relevan. Kesalahan yang sering dilakukan adalah review hanya mencakup sekumpulan jurnal atau artikel yang relevan dengan topik penelitian yang dipilih.
  • Review harus dilakukan dengan jujur ketika menyoroti kekuatan dan kelemahan penelitian-penelitian yang ada. Kesalahan yang sering dilakukan adalah review tersebut hanya menyoroti agenda tertentu, dan kelemahan-kelemahan penelitian sebelumnya sengaja dikaburkan.
  • Review yang dibuat harus memberikan sintesis yang mendalam dari literatur-literatur yang ada serta melaporkan tema-tema utama dalam penelitian-penelitian yang ada. Kesalahan yang sering dilakukan adalah setiap artikel yang dipilih, diringkas dengan sangat detail, yang mengarah pada rendahnya rasio wawasan peneliti terhadap panjang halaman. Dengan kata lain, literature review hanyalah sekumpulan ringkasan penelitian-penelitian sebelumnya, dengan sedikit sekali analisis yang dilakukan oleh peneliti.
  • Review yang dilakukan harus dapat menyoroti wawasan unik yang tidak akan terlihat hanya dengan membaca satu artikel ilmiah atau empiris tentang topik tersebut. Kesalahan yang sering dilakukan adalah review tersebut hanya menguraikan isu/masalah yang bersifat umum.
  • Review yang dilakukan mencakup topik-topik yang hangat , memperbarui review sebelumnya, atau menyertakan elemen-elemen lain yang akan mengarah pada munculnya minat yang lebih besar bagi peneliti-peneliti lainya untuk melakukan penelitian pada topik tersebut.
  • Review dituliskan secara menarik , sehingga berpotensi untuk menjembatani berbagai latar belakang disiplin keilmuan dan berbagai pendekatan metodologi. Penggunaan gambar dan tabel disarankan untuk memberikan “blueprint” penelitian, baik penelitian konseptual maupun penelitian empiris di masa depan, sehingga dapat memajukan memajukan keilmuan pada bidang atau topik tersebut. Kesalahan yang sering dilakukan adalah banyaknya tabel yang mengisi halaman laporan, tetapi kurang menjelaskan tema-tema tentang tren tertentu pada topik yang di review .

 

Contoh dari penelitian Literature Review

Literature-review-theses.png

  • Penelitian ini dilakukan oleh David J. DeWitt dari Universitas Wisconsin dan Jim Gray tahun 1992 berjudul “Parallel Database Systems:The Future of High Performance Database Processing”. Penelitian ini dilakukan dengan konsep database terdistribusi yang merupakan database yang disimpan pada beberapa komputer yang terdistribusi satu sama lain. Pada penelitian ini, dijelaskan  Sistem database paralel mulai menggantikan Mainframe komputer besar untuk pengolahan data dan transaksi tugas. Parallel database komputer memiliki arsitektur yang berkembang dari penggunaan perangkat lunak yang eksotik untuk perangkat keras yang paralel. Seperti kebanyakan aplikasi, user menginginkan hardware sistem database yang murah, cepat. Ini menyangkut tentang prosesor, memori dan disk. Akibatnya, konsep  hardware database yang eksotis tidak sesuai untuk teknologi saat ini. Di lain sisi, ketersediaan microprocessors cepat, murah dan kecil menjadi paket standar murah tapi cepat sehingga menjadi platform yang ideal untuk sistem database paralel. Stonebraker mengusulkan rancangan sederhana untuk spektrum desain yaitu shared memory, shared disk dan shared nothing. Dan bahasa yang digunakan dalam database adalah SQL sesuai dengan standar ANSI dan ISO. Dengan penelitian ini, kita dapat mengembangkan sistem database agar dapat digunakan diberbagai ruang lingkup.